Usaha Spray Nano Silver sebagai Agen Anti Bakteri dan Anti Jamur pada Helm
Dalam perkembangannya, penggunaan kendaraan bermotor dari tahun ke tahun begitu meningkat, hal ini dibuktikan dengan data yang diambil oleh Badan Pusat Statistik dari tahun 2009 sampai dengan 2012 di Propinsi Jawa. Dimana pada kisaran tahun 2009 hingga 2012 tiap tahunnya terjadi peningkatan pengguna kendaraan bermotor (Lukito dan Ningsih, 2019). Menurut UU No. 22 Tahun 2019 Pasal 106 ayat 8 disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan sepeda motor dan penumpang sepeda motor wajib mengenakan helm yang memenuhi standar nasional Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna sepeda motor, penggunaan helm dikalangan masyarakat semakin meningkat.Kesibukan masyarakat yang mengharuskan menggunakan helm setiap saat dan secara berulang dalam jangka waktu yang lama menimbulkan suatu masalah, yaitu dapat mengakibatkan bakteri dan jamur berkembangbiak, terlebih lagi bagian kepala biasanya cenderung lembab akibat dari keringat atau rambut yang basah.
Solusi dalam menyelesaikan masalah ini adalah dengan melakukan pencucian helm minimal 1 hingga 2 minggu sekali. Tetapi, kesibukan dan ketidaktahuan masyarakat tentang cara mencuci helm membuat masyarakat malas untuk mencuci helm. Hingga akhirnya mulai bermunculan berbagai bisnis cuci helm. Tetapi bisnis cuci helm ini dinilai kurang praktis dan efisien karena harganya yang dinilai mahal dan butuh waktu dalam pencuciannya.Dari berbagai fakta diatas ini adalah peluang bisnis yang menjanjikan. Oleh sebab itu, dihasilkan produk Spray Silvero.
Jika ukuran partikel semakin kecil, luas permukaan nanopartikel perak semakin besar, sehingga meningkatkan kontak dengan bakteri (Hulu et.al., 2019).Spray silvero juga mengandung ekstrak bunga lavender yang berfungsi sebagai aroma. Lavender mengandung linalil asetat dan linalool. Linalil asetat dan linalool tidak mempunyai efek samping yang berbahaya terhadap kesehatan. Zat ini bersifat antibakteri, fungisida, virisida, parasitisida serta vermifugal dan mempunyai kerja neurotonik serta uterotonik (Kusnanto et.al., 2007). Dengan demikian selain sebagai aroma, lavender juga berfungsi sebagai anti bakteri.
Produk Spray Silvero memiliki keunggulan yaitu mampu membunuh bakteri dan jamur dalam waktu kurang dari 1 menit, pH netral, bebas alkohol, ramah lingkungan, non-korosif, tidak menyebabkan iritasi, dan tidak beracun. Mengubah perak menjadi ukuran nanometer bertujuan agar semakin kecil ukuran partikel perak (Haryono et.al.,2008). Kelebihan lain dari produk spray silvero diantaranya bahan larutan nano silver diperoleh langsung dari Mesin produksi spray silvero. Berdasarkan data larutan nano silver dipercaya 99,9% dapat membunuh kuman. Selain itu juga lebih praktis karena cara penggunaannya hanya dengan cara menyemprotkan pada helm.
Produk spray silvero ini menggunakan metode pemasaran diantaranya pengiklanan, online shop dan reseller. Cara penggunaannya hanya dengan menyemprotkan objek dengan Spray Silvero 3-5 kali dan tunggu hingga kurang dari satu menit sebelum digunakan ini. Produk juga memiliki kekurangan yaitu masih jarang produk yang mirip dengan Spray Nano Silvero sehingga konsumen belum mengenal dari produk ini (konsumen masih awam). Maka dari itu dibuat blog ini agar manfaatnya lebih diketahui banyak orang.
DAFTAR PUSTAKA
Haryono, A., Dewi, S., Harmami, S., dan Muhammad,R. 2008.Sintesa Nanopartikel Perak dan Potensi Aplikasinya. Jurnal Riset Industri, 2.
Hulu, O.P., Sihombing, M., Saputro, R., dan Herbani, Y.2019. Aplikasi Nanopartikel Perak (AgNPs) dalam Air Minum dan Ekskreta Broiler. Jurnal Nutrisi dan Teknologi Pangan, 17(2):26-31.
Kusnanto, Harmayetty, Suarilah, I., K, dan Marl, U.2007.Manfaat AromaterapiLavender Terhadap Penurunan Insomnia Pada Lansia. Jurnal Ners, 2(1):27-
29.
Lukito, Y. A., dan Ningsih, T. H.2019.Analisis Proses Regenerasi Pasta Aki Bekas Dengan Variasi Kadar NaCl 50%, 60%, DAN 70% Untuk Mengembalikan Kemampuan Peyimpanan Listrik. JTM, 7(1):129-134.